Sunday, May 15, 2005

Mengungkap Misteri Seksualitas Wanita (2)

Sama halnya dengan misteri seks oral pada wanita. Wanita lebih cepat mendapatkan orgasme dari aktifitas ini. Namun oral seks tidak sama dengan orgasme. Artinya Anda mungkin menyukainya bila pasangan Anda merangsang Anda secara oral, tapi jika pasangan Anda menganggapnya sebagai cara yang pasti dan cepat untuk membuat Anda menjadi orgasme, coba pikirkanlah sekali lagi. Karena umumnya pria beranggapan bahwa seks oral sebagai aktifitas penghemat waktu.

Seks oral terasa indah, tapi tidak mengubah arus rangsangan dasar pada wanita yang biasanya menunjukkan bahwa kepuasan seks itu memakan waktu karena perlunya proses. Meskipun beberapa wanita benar-benar mengalami orgasme dengan menghentikan pernafasan selama seks oral, ada banyak wanita lainnya yang merasakan keseluruhan proses tersebut sedikit menakutkan, terutama bagi pasangan baru. Hal seperti ini bisa membuat si wanita menjadi tertekan. Jika Anda mendapat kesan bahwa pasangan Anda menganggap seks oral itu kasar atau membosankan dan Anda perlu cepat-cepat selesai atau segera mencapai orgasme. Cara ini pastilah menjamin bahwa Anda tidak akan mencapai orgasme sama sekali.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh pasangan Anda sebagai pria? Pastikan bahwa Anda tahu apa yang pasangan Anda lakukan pada bagian intim Anda akan menjadi rangsangan besar bagi pasangan Anda. Lakukan apapun yang ingin Anda berdua lakukan untuk mencapai tujuan itu. Suasana romantis, teriakan atau lenguhan bahagia, semuanya itu akan sedikit menghangatkan suasana dan Anda berdua akan mengerti maksudnya.

Bila pasangan Anda tidak benar-benar ingin melakukan aktivitas khusus ini, jangan melakukannya. Anda harus lebih percaya diri untuk dapat mengungkapkan bila pasangan Anda melakukan sesuatu yang tidak Anda sukai dan tidak disukai. Percayalah, tidak ada cara yang lebih cepat untuk mengendalikan kenikmatan seks Anda kecuali diri Anda sendiri walau ada sejuta cara lain yang bisa pasangan Anda gunakan untuk membuat Anda bahagia.

Ada hal lain dalam misteri seksualitas wanita, yaitu ia memiliki fantasi yang lebih tinggi dan liar dibanding pria. Namun wanita sulit jujur dalam hal ini karena takut dengan reaksi pasangannya kelak bila tahu apa fantasi seksual yang sebenarnya. Pria di mata wanita bisa saja menarik, namun saat wanita berfantasi, ia kurang memfokuskan pria itu pada penampilan fisiknya. Ia akan lebih bergairah bila ia berfantasi pada gairah liar yang ditampilkan sang pria di atas ranjang bersamanya atau dengan lainnya.

Bagi wanita, fantasi seksual mereka lebih pada intensitas seperti ketika ia membayangkan sedang diperkosa atau instruktur senam yang tidak berwajah rupawan berhubungan intim dengannya. Tapi dalam setiap kasus, orang yang diimpikan benar-benar penuh gairah. Demikian pula gambaran beberapa wanita netters satuwanita.com yang berfantasi bahwa pasangannya adalah pria yang bermain di atas ranjang dengan dingin berubah menjadi pemain luar biasa perkasa dan sangat liar. Setidaknya pasangan Anda perlu mengetahuinya dan menyimpulkan sendiri maksud dari fantasi Anda, bila memang fantasi Anda terwakili di sini.

Read More......

Wednesday, May 11, 2005

Menguak Kepribadian & Seksualitas Lewat Zodiak (2)

Bila pasangan Anda seorang pria Aries, Anda akan bersiap dalam sebuah petualangan ke dalam gua yang gelap dan senyap. Kepribadiannya yang kelihatan sangat misterius ini dikarenakan ia sangat pendiam dan senang menyendiri. Ia tidak saja cocok menjadi pemimpin untuk Anda tapi juga pemimpin bagi banyak orang. Tapi jangan salah, bila di atas ranjang, pria ini akan sangat penurut. Keberanian dan antusiasme yang tinggi pada hal-hal baru akan dipelajarinya dengan seksama. Karena itu dalam seksualitasnya, ia akan lebih banyak belajar dari pengalamannya sendiri. Ia kurang peduli dengan teori-teori dari buku atau media lainnya.

Pria Aries sangat romantis. Jangan heran bila Anda akan dibawanya mengarungi samudera cinta tiada batas bila bersamanya. Ia akan lebih banyak berbuat sesuatu untuk Anda daripada bicara cinta sepanjang malam. Dalam seksualitasnya memang ia kelihatan tertutup, namun ia sangat membutuhkan pasangan yang kreatif dan agresif untuk mengimbanginya. Di ranjang ia memang sangat manis, layaknya anak penurut. Bahkan sebagian orang mengatakan pria Aries sangat memuaskan dan membanggakan bila di atas ranjang. Anda akan sangat cocok pria Aries bila Anda berzodiak Aries, Gemini atau Aquarius.

Lain halnya bila Anda memiliki pasangan berzodiak Taurus. Pria ini sangat menikmati dan menyukai hal-hal indah. Terutama dalam hal ini adalah wanita. Ketika ia jatuh dalam asmara Anda, pria keras kepala dan pencemburu ini akan berusaha menguasai Anda sepenuhnya. Ia bisa menjadi pria temperamental bila kesenangannya diusik. Bahkan nilai tradisi bisa muncul kepermukaan membuatnya menjadi pria kolot.

Namun dalam segi seksual, pria ini sering membuat kejutan-kejutan yang tidak pernah disangka sebelumnya oleh Anda. Fantasi seksualnya kerap muncul dan membuatnya sangat kreatif dalam mengatur posisi hubungan intim. Teknik-teknik berat dalam hubungan intim akan dilakukannya bila ia dan Anda kelihatan sudah sangat bergairah. Jangan heran kalau pria ini akan memaksa Anda melakukan hal-hal aneh saat berhubungan. Bila memang Anda menganggap variasinya wajar dan Anda selalu menyanggupinya, sudah pasti Anda berdua menikmati hubungan ini dengan sangat luar biasa dan Anda adalah orang yang beruntung melakukannya. Apalagi bila Anda berzodiak Cancer, Virgo, Capricorn atau Pisces.

Berbeda halnya bila pasangan Anda adalah pria Gemini. Pria ini suka sekali berbagi dalam banyak hal. Kehidupannya penuh dengan cinta. Jadi jangan heran bila pria Gemini kerap berhubungan dengan suka gonta-ganti pasangan. Ibarat petualang cinta, kehidupannya tak lepas dari wanita. Hal ini disebabkan kecerdikan dan kepandaiannya menguasai ilmu yang disukai wanita. Namun bila ia menemukan tambatan jiwa yang tepat, ia akan setia sampai mati. Beruntunglah Anda yang mendapatkan pria ini.

Walau ia tidak memiliki pikiran yang terfokus pada satu masalah, ia masih penuh kompromi. Ia bisa jadi pasangan yang penuh pengertian dan memiliki keinginan yang sangat sederhana. Bila itu pun tidak diikuti oleh pasangannya, ia tidak serta merta merajuk dan pergi. Kesabarannya yang tinggi justru membuat Anda pusing tujuh keliling. Empatinya yang tinggi di atas ranjang membuat Anda jadi tidak enak sendiri dan melakukannya dengan baik. Nah, bila Anda berzodiak Aries, Leo, Sagitarius atau Aquarius, Anda bisa menjadi pasangan yang cocok mengimbanginya.

Read More......

Nah, berkat operasi, penis bengkok jadi lurus!

Mungkin Anda pernah mendengar ada pria yang menderita penis bengkok. Selain menimbulkan rasa percaya diri yang rendah, penis bengkok juga bisa menyebabkan sakit ketika ereksi dan sangat menghalangi pria untuk melakukan hubungan seksual. Mau tahu operasi untuk mengatasi masalah ini?

Nah, bagi mereka yang menderita kondisi ini, kemungkinan di masa mendatang ada operasi yang menjanjikan untuk atasi masalah penis bengkok ini. Penelitian awal untuk menemukan teknik ini tampaknya menjanjikan.

Dalam penis bengkok ini pada dasarnya dibagi dalam dua kondisi yang menyebabkan kebengkokan pada penis. Menurut peneliti Dr Tom F. Lue dari Universitas California di San Francisco, kondisi yang pertama disebut penis bengkok bawaan. Kondisi ini sudah dialami pria sejak lahir. Sedangkan yang kedua adalah akibat dari parut atau menebalnya serabut pada dinding penis yang disebut penyakit Peyronie.

Untuk bisa ereksi dibutuhkan peningkatan aliran darah masuk ke dalam dua ruangan yang berserabut dalam penis — jaringan sobek pada satu sisi dapat mengubah bentuk dari penis sehingga posisi penis bukannya naik tetapi malah bengkok ke bawah ketika ereksi.

Pada penelitian ini, Leu dan rekannya Dr Shahram S. Gholami meninjau kembali kasus 132 pria yang menjalani operasi yang disebut menggunakan teknik "16-dot plication". Mereka berusia 16 sampai 74 tahun, dan enam di antaranya didiagnosa menderita penis bengkok bawaan. Sedangkan sisanya mengalami penyakit Peyronie.

"Prosedur pengoperasiannya adalah untuk meluruskan penis bengkok dengan cara melipat bagian yang panjang dengan menjahitnya di bawah kulit. Atau dengan kata lain, jaringan yang berada di sisi yang lebih panjang dilipat di atasnya, seperti akordion, dan dikaitkan bersama dengan jahitan permanen," kata Leu menjelaskan.

Keberhasilan operasi ini, menurut Leu, adalah dalam hal menyatukan berbagai pasangan jahitan, yang bertindak bersama untuk mengurangi ketegangan di bagian jahitan lainnya selama ereksi dan mengurangi kemungkinan salah satu jahitannya untuk terlepas.

Leu menekankan bahwa tindakan yang paling baik adalah, "kalau perlu jangan memisahkah saraf, pembuluh darah atau uretra dari dinding penis." Tindakan seperti ini seringkali dilakukan pada operasi penis bengkok pada tipe lainnya.

"Operasi tipe ini cukup invasif dan risikonya sangat tinggi karena bisa menyebabkan mati rasa, tidak terlalu berereksi dan bisa juga impoten," kata Leu menambahkan.

Setelah operasi, 63% pasien dalam studi yang dilakukan Leu ini menunjukkan perbaikan dalam ereksi, 25% mengalami ereksi sedang dan dibantu obat anti ereksi (Viagra) dan hanya 12% yang tidak bisa ereksi.

Setelah enam bulan, 93% pasien dilaporkan telah lurus ereksinya dan 7% hampir lurus dan bisa dianggap ereksinya berhasil. Sebagai tambahan, 15% dilaporkan mengalami beberapa kali pembengkokan dan 4 % yang dilaporkan mengalami disfungsi ereksi yang memburuk.

Menurut penelitian yang termuat dalam jurnal The Journal of Urology dikatakan bahwa operasi ini paling baik dilakukan pada pria muda yang mengalami penis bengkok bawaan dan juga pria yang menderita penyakit Peyronie.

Tetapi bagi mereka yang ingin melakukan operasi ini sebaiknya pikir-pikir dulu mengingat kemungkinan bisa memendeknya penis dan mengecilnya buah pelir akibat tidak bisanya hasil jahitan itu menyatu ke kulit, kata Leu.

Read More......

Tuesday, April 26, 2005

Yang dimaksud Frigiditas

Jangan buru-buru mengklaim diri Anda sebagai ?frigid? hanya karena gairah seks Anda lebih rendah daripada pasangan Anda. Bahayanya banyak orang yang menjadi frigid sebelum dirinya benar-benar frigid. Hal itu disebabkan karena ia berasumsi bahwa dirinya sudah frigid. Perasaan frustrasi terhadap diri sendiri (karena tak punya gairah sebesar pasangannya) akan memicu runtuhnya kepercayaan diri.
Tak semudah itu mendefinisikan frigiditas. Beberapa pakar berpendapat, frigiditas harus didiagnosa oleh seorang ahli, melalui penerapan teori-teori yang berlaku.

Definisi yang paling praktis dari frigiditas adalah suatu keadaan dimana seseorang kehilangan sama sekali gairah seksnya dan tidak berkemauan membangkitkannya lagi. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya perasaan kecewa yang mendalam terhadap pasangan, perlakuan kasar, picik dan tidak adil, trauma seks masa lalu, pemerkosaan, dan lain-lain. Penyebab lain yang juga berperan adalah keadaan psikologis tertentu, misalnya depresi, stress, atau adanya gangguan fungsi kelenjar gondok.

Adanya definisi yang meluas terhadap gejala terhambatnya gairah seks menyebabkan penanganan frigiditas, kini berbeda dengan dahulu. Jika dahulu yang ditangani hanya wanita saja, kini kedua belah pihak: laki-laki dan wanita.
Frigiditas dapat disembuhkan jika faktor-faktor penyebabnya telah ditemukan dan diobati. Para ahli terapi seks, menyembuhkan frigiditas dengan menyelidiki perasaan-perasaan yang secara langsung maupun tak langsung merintangi kepuasan seks seseorang. ?Kadang, ada sebuah luka di awal kehidupan mereka yang membekas sebagai penderitaan, sehingga tidak pernah dapat diatasi dengan baik. Dengan demikian, kekecewaan demi kekecewaan akan semakin menumpuk saja,? kata seorang pakar. Jadi, frigiditas memang perlu disembuhkan lewat terapi yang cukup panjang.

Jika faktor penyebab telah berhasil diatasi, maka lambat laun seseorang akan mulai menikmati suatu hubungan seks, hingga mencapai kepuasan. Kepuasan seks yang dicapai, secara langsung akan meningkatkan pula kebutuhannya terhadap seks.

Read More......

Thursday, April 21, 2005

Libido dan siklus menstruasi

Emosi seksual kita ditentukan oleh siklus menstruasi. Bagaimana mendeteksinya?

Hari 1 sampai 5: 'Gencatan Senjata'
Pada masa ini, wanita yang sudah menikah menghindari segala bentuk hubungan seksual. Kadar estrogen mulai berkembang dan mempunyai andil dalam improvisasi gairah kita. Ingat, karena kadar estrogen masih relatif rendah, sedikit mustahil membangkitkan libido pada masa ini.

Hari 7 sampai 10: Gairah Tinggi
Produksi sel telur pada indung telur sudah memasuki putaran berikutnya dan estrogen jadi semakin gencar 'menyerang' sistem tubuh. Inilah saatnya bercinta! Meskipun kita sedang merasa bergairah luar biasa, orgasme tidaklah begitu penting bagi kita, karena pada masa ini kita lebih tertarik pada sentuhan fisik yang lembut dan penuh kasih sayang.

Hari 14: Hati-hati!
Masa pembuahan dan produksi estrogen mencapai puncaknya. Pada masa ini, hormone testoteron punya andil besar dalam mengobarkan gairah seksual kita. Kita jadi lebih agresif, karena 'kolaborasi' antara hormon estrogen dan oksitosin mempengaruhi perkembangan sensitivitas terhadap sentuhan.

Hari 17 sampai 22: Mundur!
Pada masa ini, kadar progesteron atau si hormon penolak mulai aktif. Begitu hormon ini muncul ke permukaan, perasaan kita jadi dingin, lekas marah dan tidak ramah. Zona erotis yang sensitif pada tubuh kita menjadi 'kebal' dan untuk sementara tidak ada tempat untuk orgasme.

Hari 24 sampai 28: 'Swalayan'
Kadar estrogen dan progesteron semakin menipis, dan testoteron-lah yang mengambil alih kendali gairah kita. Tubuh kita akan memberi sinyal bahwa dia siap bercinta, meskipun otak kita menolak mentah-mentah. Bisa jadi hormon yang gonjang-ganjing pada masa ini mendorong kita untuk melakukan 'swalayan'.

Read More......

Friday, April 15, 2005

Mungkinkah sperma habis?

Sepasang pengantin baru yang baru saja pulang berbulan madu mempermasalahkan satu hal yang mereka anggap sangat krusial: jumlah sperma yang sangat sedikit. ?Sementara saya ingin sekali segera hamil. Bagaimana jika sperma suami makin lama makin sedikit? Bahkan pada suatu hari kami bersanggama, ia hanya mengeluarkan beberapa tetes saja?? begitu keluh sang istri. Kekhawatiran ini hanya diderita oleh sang istri, sementara sang suami tenang-tenang saja. Ia hanya menjawab,? Iya? itu karena sperma saya habis ditabung untuk kamu. Bagaimana tidak, kita pernah berhubungan intim sampai tiga kali dalam sehari.?

Benarkah sperma dapat habis ?
Wanita memproduksi sel telur setiap bulannya, dan hanya telur yang matang yang dapat dibuahi oleh sperma. Bagaimana halnya dengan pria? Menurut beberapa ahli, seorang pria terus memproduksi sel sperma setiap harinya. Namun jumlah sperma yang diproduksi oleh setiap pria tidak sama banyaknya.
Produksi sperma pada pria dipengaruhi oleh banyak hal, di antaranya:
1. Stres : Keadaan stres atau depresi akan menurunkan produksi sel sperma
2. Obat-obatan : Obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi produksi sperma.
3. Usia : Produksi sperma akan menurun sejalan dengan pertambahan usia.

Karena adanya perbedaan jumlah sperma yang diproduksi oleh pria, maka beberapa pasangan acap mempermasalahkan jumlah sperma yang sedikit atau pun banyak. Tak selamanya seorang pria memproduksi sperma dengan jumlah banyak. Terlebih jika hubungan intim dilakukan sangat sering (beberapa kali dalam sehari). Pada keadaan itu, bisa juga sperma yang dikeluarkan menjadi sangat sedikit, karena sebelum produksinya mencapai jumlah seperti biasa, spermanya sudah dikeluarkan. Dengan demikian, tentu saja jumlah sperma yang dikeluarkan pada sanggama berikutnya menjadi lebih sedikit dari biasanya.
Seorang pria akan terus memproduksi sperma baru setiap harinya. Oleh karenanya, tidak ada istilah ?sperma habis?. Persediaan sperma pasti akan terus ada, meski jumlahnya tidak sama. Dalam satu tetes air mani terkandung beribu, bahkan berjuta-juta sperma. Hanya satu sel sperma saja yang dapat membuahi sel telur. Jadi, kehamilan dapat saja terjadi meski dengan hanya sperma yang ?sedikit? itu.

Read More......

Monday, April 11, 2005

Egois dalam urusan ranjang adakah?

Dalam kehidupan berumah tangga, seringkali seorang istri mengeluh karena memiliki suami yang egois. Bukan hanya dalam masalah yang umum, tetapi masalah yang sangat pribadi seperti seks pun si suami sangat egois. Tetapi apakah benar suami egois, sebab ada bahkan suami yang justru menganggap istrinya egois dalam masalah yang satu itu.

Pakar seksologi Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila menengahi masalah ini dengan menanyakan masalah ini kepada para suami. Berikut uraian masalah keegoisan seksual yang dtulis Dr. Wimpie dalam tabloid Senior.

Anda para suami, apakah Anda tergolong suami yang egois dalam urusan seks? Kalau pertanyaan ini saya ajukan, belum tentu Anda dapat menjawab dengan tepat, walaupun itu menyangkut diri Anda sendiri. Mengapa? Karena dalam urusan seksual orang boleh seringkali melakukan, tetapi belum tentu benar untuk kepentingan bersama dengan pasangannya.

Mungkin saja Anda menganggap diri Anda tidak egois, padahal menurut istri Anda sangat egois. Perbedaan seperti ini muncul, mungkin karena ketidakmengertian Anda mengenai seksualitas, khususnya seksualitas istri Anda.

Karena sikap egois suami, istri mungkin tidak cukup menerima rangsangan seksual, baik rangsangan pendahuluan maupun rangsangan yang diterima melalui hubungan seksual. Akibatnya istri merasa sakit ketika hubungan seksual berlangsung, sehingga gagal orgasme. Kalau keadaan ini berlangsung terus, akhirnya istri kehilangan dorongan seksual dan dapat mengalami vaginismus. Kalau terjadi vaginismus, maka hubungan seksual tidak dapat dilakukan.

Namun demikian tidak sedikit suami egois yang sebenarnya tidak mengerti, bahwa istrinya tidak pernah menikmati hubungan seksual. Suami tidak tahu masalah seksual yang dialami istrinya, karena mereka sendiri selalu dapat menikmatinya. Maka yang jadi soal sebenarnya bukan bagaimana istri harus memuaskan suami, melainkan bagaimana suami harus belajar dan berupaya memuaskan istri.

Kalau Anda termasuk suami egois, cobalah perhatikan beberapa saran berikut:

Istri juga makhluk seksual seperti Anda. Artinya, istri juga mempunyai dorongan seksual, dan mempunyai kebutuhan seksual yang juga memerlukan kepuasan. Jangan menganggap istri hanya obyek untuk memuaskan suami.

Banyak istri mengalami masalah seksual tetapi tidak berani mengungkapkan kepada suami. Ambillah inisiatif untuk mendapat pengakuan dari istri, apakah ia bisa menikmati hubungan seksual atau tidak. Selanjutnya Anda mempunyai kewajiban untuk memuaskannya, sebagaimana Anda selalu merasa puas setiap melakukan hubungan seksual.

Kalau Anda mengalami gangguan fungsi seksual, atau istri mengeluh tidak puas karena Anda mengalami gangguan fungsi seksual, segera atasi dengan cara yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Kalau Anda melaksanakan ketiga saran di atas, yakinlah bahwa istri tidak akan kecewa, dan tidak akan menganggap Anda sebagai suami yang egois. Sebaliknya, kalau Anda tetap menjadi suami egois, bersiap-siaplah menghadapi dan merasakan akibatnya. Mungkin pada awalnya hanya istri yang mengalami akibat keegoisan Anda, tapi akibat lebih lanjut pasti Anda rasakan juga.

Istri yang kebetulan mempunyai suami egois akan lebih baik jika mengambil sikap dan tindakan seperti berikut ini:

Memberitahu suami apa yang Anda inginkan selama melakukan hubungan seksual, dan sampaikan kalau ada masalah seksual yang dialami. Ingatlah bahwa suami, seperti juga istri, tidak pasti mengerti tentang seksualitas.

Katakan terus terang kalau Anda menginginkan rangsangan pendahuluan.. Kalau ternyata suami tidak tahu melakukannya, atau kalau rangsangan yang diberikan tidak sesuai dengan keinginan, katakan juga terus terang.

Untuk mengatakan terus terang diperlukan komunikasi yang baik, misalnya dengan meminta suami membaca buku atau tulisan terkait, yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ajaklah suami mengikuti seminar atau ceramah yang diberikan oleh tenaga ahli.

Istri yang merasa suaminya mengalami gangguan fungsi seksual, jangan bosan menyarankan suami berkonsultasi kepada ahli, untuk mendapat pengobatan. Kalau suami tidak menanggapi, jangan menyerah. Bila perlu ajak dan temani suami mengatasi masalah seksualnya sampai normal kembali.

Ciri-ciri suami egois

Paling sedikit ada tiga kelompok suami yang tergolong egois, walaupun mungkin mereka tidak merasa demikian.

Kelompok pertama ialah suami yang tidak peduli kehidupan seksual istrinya. Mereka menganggap istri berkewajiban melayani dan memuaskan suami. Istri hanya dianggap obyek, sehingga tidak patut mengeluh apalagi menuntut. Tetapi mungkin juga kelompok suami seperti ini tidak merasa bahwa mereka egois.

Kelompok kedua ialah suami yang sebenarnya peduli dengan kehidupan seksual istrinya, tetapi karena tak mengerti mereka menganggap istrinya tak mengalami masalah seksual apa pun. Jadi mereka juga tidak merasa bahwa dirinya egois, padahal istrinya sudah sangat jengkel dan menganggap suami sangat egois.

Kelompok ketiga adalah suami yang peduli kehidupan seksual istrinya. Tetapi karena mengalami gangguan fungsi seksual, maka istri mengalami masalah. Sayangnya ketika istri mengeluh, mereka tidak berupaya mengatasi.

Termasuk jenis yang mana Anda?

Anda tergolong pada suami kelompok pertama, jika: Anda hanya memperlakukan istri sebagai obyek seksual. Anda hanya bisa menuntut agar istri dapat memberikan kepuasan seksual, tidak peduli apakah Anda dapat memberikan kepuasan seksual kepada istri. Kalau kemudian istri mengalami akibat hingga sering menolak hubungan seks, Anda menyalahkan istri dan menganggap tidak melakukan kewajibannya.

Anda tergolong suami kelompok kedua, jika: Anda memperhatikan kehidupan seksual istri. Anda tidak menganggap istri hanya sebagai pemuas suami. Anda tidak mengetahui bahwa istri sedang mengalami masalah seksual, istri juga tidak memberitahu bahwa dia mengalami masalah seksual. Anda tetap melakukan hubungan seksual seperti yang Anda kehendaki, tanpa mengetahui bahwa istri tidak dapat menikmatinya.

Anda tergolong suami kelompok ketiga, jika Anda tidak peduli pada kehidupan seksual istri. Anda menanggapi keluhan istri seakan-akan sebagai sesuatu yang tidak berarti. Anda tidak berupaya mengatasi keluhan istri, dan tetap saja melakukan hubungan seksual seperti yang Anda kehendaki.

Read More......