Wednesday, January 31, 2007

Kos-kosan jadi ajang seks bebas

Jangan pernah 100% percaya sama anak-anak kita yang kos. Buktinya di kota pelajar di Yogyakarta, pola hidup seks bebas makin berkembang dengan serius. Soalnya pengawasannya kan longgar banget. Sementara pengaruh kehidupan seks bebas ke mereka itu kencang banget.

Ini bukan cuma isapan jempol loh! Memed tahu informasi ini dari hasil survei yang dilakukan Pusat Studi Wanita Universitas Islam Indonesia (PSM-UII) Yogyakarta. Mereka melakukan survei ke tempat-tempat kos dan pondokan.

Hasil survei menunjukkan, jumlah pelajar di Yogyakarta sebesar 121 ribu atau sekitar 25% dari penduduk kota yang jumlahnya 490 ribu orang, mendorong makin suburnya bisnis rumah kos di kota ini.

Sementara tingkat pengawasan dari pemilik kos maupun pihak orang tua makin longgar sehingga makin banyak remaja yang terjebak ke dalam pola hidup seks bebas karena berbagai pengaruh yang mereka terima baik dari teman, internet, dan pengaruh lingkungan secara umum.

“Sekuat-kuatnya mental seorang remaja untuk tak tergoda pola hidup seks bebas kalau terus menerus mengalami godaan dan dalam kondisi sangat bebas dari kontrol tentu satu saat akan tergoda pula untuk melakukannya. Godaan semacam itu terasa lebih berat lagi bagi remaja yang memang benteng mental dan keagamaannya tak begitu kuat,” kata Kepala PSW UII Dra. Trias Setiawati, M.Si.

Makanya, Trias desak Walikota Yogyakarta segera memperhatikan ancaman degradasi moral di kalangan remaja tersebut dengan mengeluarkan ketentuan wajib adanya kontrol yang ketat bagi para pemilik rumah kos, serta menindak tegas warung-warung persewaan VCD dan Internet yang memeberi tempat gambar cabul bagi kaum remaja.

“Masalah ini akan lebih efektif bila diatasi dengan adanya kesadaran dari para pemilik kos sendiri untuk melakukan pengawasan intensif kepada anak-anak kosnya secara proporsional. Yang paling efektif tentu saja kalau ada kesadaran dari orang tua masing-masing siswa untuk memilihkan tempat kos yang layak dan aman serta membekali putera-puteri mereka dengan benteng ajaran agama yang kokoh,” ujarnya kepada Antara

Read More......

Pelecehan seksual apa bukan ya?

Batasan pelecehan seksual bagi wanita dan pria apa sih? Ada wanita yang menganggap perbuatan mengajak kencan terus menerus sebagai pelecehan. Sementara pria menganggapnya sebagai sanjungan terhadap wanita itu. Jadi?

Memang sulit mendefinisikan pelecehan seksual antara pria dan wanita. Bahkan dalam studi besar-besaran yang diadakan di AS dan Kanada, masalah pelecehan seksual ini menjadi hal yang sifatnya belum jelas.

Pada studi tersebut diketahui bahwa jika seorang pria menawari kencan berulang-ulang, maka bagi pria itu dianggap menyanjung. Tetapi sebaliknya, wanita yang diperlakukan seperti itu, merasa tersinggung.

Survei yang dilakukan terhadap 33.000 orang di AS dan Kanada tersebut menemukan adanya perbedaan tingkat antara pria dan wanita dalam masalah pelecehan seksual. Begitu pula dengan lelucon-lelucon porno. Pria dan wanita menanggapi lelucon-lelucon porno dengan persepsi yang berbeda.

Penelitian ini dilakukan Universitas Toronto, Universitas Negeri Michigan dan Universitas Minnesota.

Dalam laporannya mereka menuliskan, "Pria dan wanita setuju bahwa hubungan seks, dan permintaan mengadakan hubungan seks dianggap pelecehan. Namun demikian, mereka mempunyai perbedaan terhadap lelucon seks dan permintaan kencan terus menerus, sebagai pelecehan."

Itulah sebabnya kadang wanita merasa kalau pelecehan seks telah terjadi, sementara pihak pria menganggapnya bukan seperti itu.

Ditambahkan pula bahwa pria menerjemahkan permintaan kencan yang terus merupakan sanjungan, tetapi wanita menganggapnya sebagai sesuatu yang mengarah pada pelecehan.

Para psikolog masih belum yakin apakah perbedaan persepsi ini disebabkan karena faktor biologis atau karena terpengaruh oleh cara mereka bersosialisasi.

Read More......

Para bujang tidak lagi gonta ganti pasangan

Perilaku seks kebanyakan warga New York berubah secara drastis pasca serangan 11 September yang meruntuhkan menara kembar World Trade Center.

Pasca tragedi Black Tuesday, para pria dan wanita lajang di New York tidak banyak lagi bergonta-ganti pasangan dan lebih sedikit melakukan hubungan seks atau kencan dengan pasangan mereka.

Sementara itu, para lajang itu justru banyak yang menginginkan pasangan yang serius dan tidak bergonta-ganti lagi seperti sebelumnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan sebuah majalah di New York, seperti dilansir satunet.com, ditemukan bahwa 46% para lajang New York kini lebih tertarik untuk menjalin hubungan yang lebih serius ketimbang masa sebelum serangan teroris.

Tercatat 36% yang lebih tertarik untuk menikah, sementara 32% mengatakan bahwa nafsu biologis mereka semakin menurun seiring dengan runtuhnya WTC.

Survei itu menyebutkan 35% responden menyatakan mereka kini tidak terlalu sering bermain seks, dan hanya tercatat 10% yang mengaku justru kegiatan seksnya bertambah.

Menurut sejumlah psikolog, gejala yang ditunjukkan warga New York itu diperkirakan mereka semakin sadar bahwa perlu kebersamaan dan saling membantu dalam menghadapi teror dan bencana yang melanda mereka.

Untuk seks setelah jumpa pertama juga mengalami penurunan, dari 7% yang pada empat tahun lalu menyatakan hampir selalu bermain seks saat mereka berjumpa pertama kali dengan kekasih, dan kini turun menjadi hanya 2%. Sedangkan 8% yang sebelumnya mengaku sangat sering tidur bersama plus gerayang-gerayang, kini turun menjadi hanya 4%.

Survei itu juga menemukan bahwa 58% responden mengatakan mereka lebih banyak tinggal di rumah ketimbang sebelum serangan 11 September, sementara 50% mengaku waktunya kini semakin berkurang untuk mencari pasangan baru.

Karen Jacobson, 32, yang ikut ambil bagian dalam survei itu mengatakan bahwa dirinya ingin mendapatkan kekasih dan ingin agar seks itu memiliki makna lebih dari sekedar seks.

"Setelah serangan 11 September banyak orang yang sadar bahwa hidup itu terlalu singkat," katanya.

Read More......

Kalau cinta ditolak, rasanya ah…

Bayangkan apa yang dirasakan seseorang ketika cintanya ditolak, atau setelah lama berhubungan mereka putus di tengah jalan. Ah, suatu keadaan yang sangat menyakitkan bak diiris-iris pisau, yang membuat mata menjadi merah terus karena menangis.

Begitulah yang disebut penolakan cinta. Dan penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat jauh antara pria dan wanita yang cintanya ditolak.

Dr William F. Chaplin dari Universitas Alabama-Tuscaloosa, bersama rekannya Susan Reneau dalam presentasi hasil temuan mereka pada pertemuan tahunan Masyarakat Psikologi Kepribadian dan Sosial di Savannah, Georgia, AS mengatakan bahwa yang namanya sakit hati akibat cinta memang ada perbedaan wanita dan pria.

Hampir semua dari kita pernah atau bahkan mungkin mengalami penolakan atau penerimaan tetapi putus di tengah jalan.

Menurut polling yang diterbitkan di USA Today ditemukan bahwa hampir setengah orang dewasa AS atau sekitar 46% mengaku pernah mengalami penolakan cinta sekitar dua sampai tiga kali selama hidupnya. Dan 22% mengatakan pernah mengalami hal ini terhadap enam sampai 10 orang.

Kalau selama ini banyak penelitian mengenai kenapa orang tertarik pada orang lain, maka hanya sedikit yang meneliti alasan orang meninggalkan orang lain. Dari tiga kali penelitian terpisah yang melibatkan 500 orang dewasa ditemukan bahwa secara keseluruhan ada 124 macam alasan mengapa orang menolak hubungan romantis atau hubungan cinta.

Kalau dikelompokkan secara garis besarnya bisa dibagi dalam empat kategori, yaitu tidak tertarik secara fisik, karena nilai material (kekayaan), karena latar belakang keluarga dan karena asal-asul suku, bangsa atau daerah.

Lalu bagaimana mereka menunjukkan perasaan penolakannya? Ternyata ada yang menolak dengan kasar bahwa mereka tidak menginginkan hubungan cinta, menolak secara halus ketika diajak kencan, dan bahkan mengakhiri hubungan yang sudah terjalin.

Berdasarkan penelitian, beberapa contoh jawaban eksplisit yang banyak dikemukakan adalah karena tidak cantik/tidak tampan, tidak menarik, kurang prospektif dari sisi finansial, tidak punya mobil, tidak sopan, berkepribadian rendah, dan juga kurang bisa diajak bersenang-senang.

Beda dengan kaum pria, para wanita segan menolak hanya karena penampilan prianya. Padahal kebanyakan pria menolak hubungan romantis karena si wanita kurang menarik secara fisik.

Tetapi mereka menggunakan kata yang cukup halus untuk menolak misalnya, "Ini bukan karena kamu, tapi aku. Percayalah itu benar adanya."

"Anda menolak seseorang bisa juga karena tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap orang tersebut, karena Anda baru saja putus dengan pacar sebelumnya, misalnya," kata Chaplin.

Ditambahkannya, tidak semua orang mampu berterus terang mengapa mereka menolak seseorang. Cara yang ditempuh biasanya dengan melakukan kebohongan tentang dirinya agar orang lain tidak tertarik, meminta maaf, atau mengatakan telah memiliki rencana lain.

Namun, secara umum orang akan menolak mentah-mentah ketika pendekatan yang dilakukan hanya untuk melakukan hubungan seks. Kalau ini tujuan mereka, siapa pun boleh menolaknya dengan kasar, dengan kata-kata yang menyakitkan dan bersuara keras. Bisa pula dengan mengabaikan orang tersebut atau memberikan nomor telepon yang salah.

Walau demikian, Chaplin merasa bahwa penelitiannya masih perlu diperdalam dengan hal-hal seperti bagaimana laki-laki mau pun perempuan menolak hubungan romantis berkaitan dengan kepribadiannya, masalah harga diri, dan dan komponen-komponen lainnya. Dan secara lebih baik memprediksi alasan macam apa saja yang dimiliki orang dan metode apa yang mereka gunakan.

Boleh juga, setidaknya penelitian yang lebih mendalam diperlukan untuk membantu laki-laki dan perempuan memahami hubungan mereka dengan perspektif yang lebih baik berdasarkan perilaku masing-masing individu.

Read More......

Tuesday, January 30, 2007

Kekerasan seks sewaktu tidur

Para ilmuwan asal Kalifornia sukses menyembuhkan gangguan yang menyebabkan seseorang melakukan seks saat tidur. Para pasien yang terpengaruh oleh masalah telah diketahui bisa menyebabkan 'serangan' pada pasangannya di atas ranjang bahkan secara tak sadar bisa melukai dirinya sendiri.

Sebuah study yang dilakukan Stanford University menemukan obat antiepilepsi bisa menurunkan gejala ini pada banyak kasus serupa. Tim ini kemudian melakukan tes kepada sebelas orang pasien. Mereka menderita gangguan berteriak-teriak ketika tidur hingga melakukan penganiayaan seks sewaktu tidur. Setelah bangun mereka tak sadar atas apa yang dilakukannya sewaktu tidur.

Selama tidur mereka terus dimonitor dalam pantauan ahli psikiatrik. Hasilnya, para ahli menemukan pada banyak kasus ganguan tersebut terkontrol saat pasien menggunakan obat tersebut dan melakukan konseling.

Seorang ahli psikiatrik mengatakan bahwa banyak orang merasa malu menceritakan perilakunya. "Bahkan mereka juga sulit menggambarkan apa yang mereka rasakan dan telah lakukan selama tidur," urai Christian Guilleminault. Kebanyakan dari pasien cenderung menyangkal dirinya pernah berbuat semacam itu.

Dia juga menambahkan bahwa pada manusia normal, otak akan menyetop aktivitas fisik yang terlalu berat di kala tidur. Saat pengendalian otak tersebut rusak maka orang tersebut bisa saja melakukan kekerasan seksual yang membahayakan pasangan dan juga dirinya sendiri.

Read More......

Anda pecandu seks?

Pernahkah terlintas dalam pikiran bahwa Anda adalah seorang pecandu seks? Tak sedikit orang yang mengira dirinya adalah pecandu seks karena sering kali melakukan aktivitas seks. Padahal, frekuensi seks tinggi tidak selalu identik dengan sebutan 'pecandu seks'. Lalu, bagaimana caranya mengetahui seseorang adalah pecandu seks atau bukan?

Untuk mengetahuinya, pemerintah Singapura menyediakan sebuah website yang dirancang agar masyarakat bisa mengetahui apakah gairahnya menjadi begitu kompulsif atau tidak.

Dalam website www.camp.org.sg, tercantum 25 pertanyaan seperti: "Apakah Anda sering dipenuhi pikiran-pikiran erotis atau sensual? Apakah Anda pernah melakukan seks karena sangat bergairah namun kemudian merasa malu dan menyesalinya? Apakah Anda sering ke pusat hiburan dan tempat umum lainnya untuk mencari aktivitas seksual dengan orang yang baru dikenal?"

Mereka yang menjawab 'ya' pada salah satu dari tiga pertanyaan di atas dikatakan mempunyai kemungkinan 'sesuatu yang harus diperhatikan' yang harus didiskusikan secara terbuka dengan teman atau keluarga. Sementara mereka yang menjawab 'ya' pada enam atau lebih pertanyaan disarankan segera mencari perawatan karena mereka mendapat konsekuensi berbahaya yang sangat potensial.

Situs yang merupakan kepanjangan dari The Community Addictions Management Program (CAMP) ini didanai oleh Menteri Kesehatan Singapura dan baru diluncurkan bulan lalu. Situs ini juga menawarkan test serupa pada wanita melalui pertanyaan-pertanyaan seperti: "Apakah Anda membeli majalah seksual atau novel romantis secara rutin? Apakah Anda sering dihinggapi pikiran erotis atau mimpi-mimpi romantis? Apakah Anda merasa kecewa dengan perilaku seks Anda?

Read More......

menilik gaya berciuman lewat zodiak

Ternyata bukan cuma masalah kepribadian saja yang bisa ditilik lewat astrologi. Karena yang namanya gaya berciuman seseorang pun, baik itu yang romantis, hangat atau bahkan kasar sekalipun, bisa diketahui lewat bintangnya lho! Penasaran ingin segera mencocokkan bintang dengan gaya berciuman Anda? Simak saja yang berikut ini:

Aries
Orang-orang Aries ternyata memiliki gaya berciuman yang cepat dan penuh dengan nafsu. Tapi sayangnya ciuman dahsyat tersebut biasanya cepat pula selesainya.

Taurus
Berbeda dengan mereka yang berada di bawah naungan Taurus, dimana ciuman mereka umumnya berlangsung sangat perlahan, tidak tergesa-gesa, tenang, penuh kemesraan dan berlangsung terus?terus?dan terus.

Gemini
Orang-orang Gemini konon merupakan pribadi yang hangat dan ceria. Tidak heran jika gaya berciuman mereka terkadang diselingi oleh senyuman bahkan juga tawa lebar. Asyiknya, sifat warga Gemini yang terkenal gemar melakukan sesuatu yang baru itu pun dilakukannya dalam melakukan ciuman. Jadi banyak kejutannya!

Cancer
Warga Cancer memang terkenal dengan sikapnya yang hati-hati, agak tertutup dan cenderung ingin selalu dilindungi. Tak heran jika dalam urusan berciuman mereka lebih suka melakukannya dengan lembut, hangat, dan seperti tidak mau lepas saja

Leo
Orang-orang Leo yang terkenal keras dan tegas ternyata memiliki gaya berciuman yang liar, tanpa malu-malu, bahkan tidak segan-segan untuk menggigit dan mencakar! Pun warga bintang berlambang singa ini ternyata sangat senang jika mendapat pujian dari pasangannya, utamanya pujian atas gairahnya yang luar biasa.

Virgo
Warga Virgo memiliki gaya berciuman yang halus, lembut, rapi, sampai-sampai sang pasangan pun bakal terkesima dibuatnya.

Libra
Gaya berciuman warga Libra konon kurang hangat! Kenapa? Karena mereka pada umumnya terlalu khawatir dengan urusan macam-macam di luar hasrat mereka. Belum lagi, mereka gemar menghela nafas di tengah-tengah ciuman.

Scorpio
Percaya atau tidak, orang-orang di bawah naungan Scorpio rupanya tidak terlalu suka dengan ciuman. Karenanya, jangan kaget apabila dalam sebuah hubungan intim mereka kerap melewatkan aktifitas yang satu itu dan lebih suka langsung menuju sasaran.

Sagitarius
Hmmm?berbahagialah Anda yang berbintang Sagitarius atau pun yang memiliki pasangan dengan bintang ini. Pasalnya, mereka yang berbintang dengan lambang busur panah ini memiliki gaya berciuman yang mengejutkan, spontan, dan?menggairahkan. Tak heran jika konon banyak orang yang menanti-nanti ciuman ala si Sagitarius ini.

Capricorn
Ciuman-ciuman yang didaratkan oleh orang-orang berbintang Capricorn kabarnya sangat-sangat romantis. Bahkan saking romantisnya, ciuman ala mereka kerap menjadi obat pembunuh stress!

Aquarius
Sesuai dengan lambangnya, air, warga Aquarius ternyata memiliki ciuman yang basah dan agak serabutan. Selain itu, pada saat ciuman berlangsung mereka umumnya cenderung membuka mata lebar-lebar.

Pisces
Orang-orang dengan bintang berlambang ikan ini memiliki gaya berciuman pandangan mata tajam, penuh nafsu dan gairah, serta wow?berlangsung cukup lama!

Bagaimana, apakah gaya berciuman Anda ternyata sesuai dengan bintang Anda?

Read More......