Friday, September 28, 2007

Teknik Usapan Nikmat pada Klitoris

Pakar seksologi percaya bahwa klitoris berpengaruh besar terhadap kepuasan seksual kaum wanita. Benda mungil yang tersembunyi di balik rerimbunan "hutan" itu memiliki daya tarik seksual yang luar biasa. Maka bila anda ingin memuaskan pasangan berilah perhatian yang serius terhadap klitorisnya.

Untuk merangsang klitoris ada beberapa teknik yang bisa anda coba. Margo Anand, dalam bukunya "The Art of Sexual magic" mengulas teknik jitu untuk memuaskan pasangan dengan cara mengelus-elus klitoris. namun sebelum anda memijit klitoris, sebaiknya jari-jari anda dilumasi dengan minyak sehingga melicinkan pemijitan dan menambah kenikmatan.

Teknik dasar mengusap klitoris disebut dengan "teknik pengusapan mentega pada roti" Untuk melakukan teknik ini pergunakan dua jari anda, ibu jari dan telunjuk. Masukan jari itu kedalam vagina sampai menyentuh ujung klitoris. tahan klitoris dikedua jari lalu gulirkan sedikit. Temukan titik paling peka dengan melihat reaksi pasangan anda kemudian mulailah mengosokkannya naik turun. Irama yang paling nikmat adalah satu usapan perdetik.

Setelah pasangan anda mengeliat merasakan kenikmatan yang luar biasa, cobalah teknik lain yaitu usapan ganda. Gunakan ibu jari untuk mengusap klitoris naik turun, sementara jari telunjuk anda meraba dengan gerakan melingkar disisi yang lainnya.

Anda juga bisa menlakukan teknik usapan melingkar. Ibu jari anda hanya terdiam disatu sisi klitoris sedangkan jari telunjuk bergerak melingkar, dari akar menuju ke ujung klitoris. rabalah dengan pelan dan mesra.

Teruskan rangsangan yang anda berikan dengan melakukan gosokan ujung. Tahan bagian akar klitoris dengan ibu jari dan jari tengah. Gunakan jari telunjuk anda memijit ujungnya dengan penuh kenikmatan. amati setiap reaksi yang terjadi pada pasangan anda. Tanyakan dengan mesra teknik mana yang paling disukainya sehingga andapun bisa memberikan kenikmatan yang luar biasa terhadap pasangan anda.

Read More......

Saturday, March 3, 2007

Seks Berdasarkan Shio

Menurut kepercayaan Cina, setiap shio mewakili karakter kehidupan seseorang. Selain karir, keuangan dan kesehatan, ternyata shio juga berpengaruh pada gairah seks seseorang. Boleh percaya boleh tidak, terserah Anda.


Shio Tikus (1997,1985,1973,1961,1949)

Pria :
Pria-pria shio tikus tergolong dalam pria yang cukup agresif, terutama untuk urusan di tempat tidur. Meski gairah seks-nya menyala-nyala namun mereka paham betul kalau wanita menyukai hal-hal berbau romantis. Untuk membakar gairah, mereka suka menghujani pasangannya dengan pujian, belaian dan pelukan. Sayangnya, si tikus ini bukan tipe pria yang suka terikat dalam komitmen, mereka juga termasuk pria yang gampang bosan. Jika ingin memikat mereka, bersikaplah kreatif untuk mencoba berbagai gaya bercinta.

Wanita :
Tikus wanita sangat sentimentil sekaligus penuh gairah. Wanita bershio tikus dikenal sebagai orang yang lincah dan supel, tapi untuk urusan asmara mereka cenderung hati-hati. Sekali ia merasa cocok, ia akan bersikap setia. Seperti kebanyakan wanita lain, tikus wanita termasuk pemalu ketika bercinta, meski mereka sebenarnya kurang puas. Karena si tikus wanita kurang berani berterus terang, mungkin pasangannya harus lebih proaktif untuk mencari tahu di mana area sensitifnya.



Shio Kelinci (1987,1975,1963,1951,1939)

Pria :
Saat bercinta merupakan saat yang dinanti oleh setiap pasangan, namun kelinci pria termasuk pria pemalu yang suka melakukan ritual bercinta yang itu-itu saja. Agar hubungan intim lebih memuaskan dan tidak terasa hambar, kelinci pria harus lebih menggali imajinasi untuk mencari posisi terbaik. Selain mencari informasi dari buku, asahlah kepekaan untuk mengetahui area sensitif pasangan.

Wanita :
Kelinci wanita sering mendapat julukan sebagai "si gunung es" karena sikapnya yang dingin kepada pria. Asal tahu saja, sikapnya itu sebenarnya karena mereka lebih memilih menjomblo ketimbang harus berada dalam hubungan yang membosankan. Si kelinci wanita juga orang yang sulit percaya kepada orang lain. Mereka menyimpan rahasianya sendiri, dan tanpa disadari itu menjadi daya tarik mereka.

Shio Kuda (1990,1978,1966,1954,1942)

Pria :
Tahu dong tenaga kuda... Begitulah pria-pria shio ini di tempat tidur. Hai wanita, persiapkan stamina Anda karena mereka kuat bercinta semalaman. Si kuda jantan memiliki daya tarik sensual yang memikat. Kuda jantan sangat suka pada hal-hal berbau seks, mereka juga ahli merayu dan membangkitkan gairah pasangannya. Hanya saja, mereka sering bersikap egois dan menghendaki pasangannya selalu menurut.

Wanita :
Kuda wanita adalah pemuja cinta. Mereka suka mengkhayalkan hal-hal romantis dan percintaan. Sayangnya si kuda wanita sering terjebak dengan pria-pria yang bermasalah. Tapi herannya, kuda wanita justru menganggap hal itu romantis, karena mereka memang suka sesuatu yang dramatis. Kuda wanita sering moody, mudah jatuh cinta pada pandangan pertama tapi juga cepat menjadi bosan. Dalam bercinta, mereka menghendaki pemanasan yang lama dan romantis.


Shio Naga (1988,1976,1964,1952,1940)

Pria :
Seks adalah hal yang paling penting dalam hidup naga pria. Bagi mereka, ekspresi seksual merupakan ekspresi kebebasan. Meski pasangannya kurang lihai dalam bercinta, naga pria mampu membuat acara bercinta lebih memuaskan. Sebenarnya ego mereka sangat besar, tapi mereka tetap memperhatikan kepuasan pasangan.

Wanita :
Wanita dengan shio naga adalah wanita yang mandiri dan tangguh. Kemandiriannya seolah untuk membuktikan bahwa ia tak butuh orang lain. Ia jarang jatuh cinta pada orang lain, ia sangat berhati-hati dalam melindungi hatinya agar tidak disakiti. Tidak mudah memuaskan naga wanita dalam urusan seks, namun dengan kelembutan dan frekuensi yang intens lama-lama ia bisa "dijinakkan".

Shio Ular (2002, 1990, 1978, 1966, 1954)

Pria :
Pria bershio ular termasuk tipe pria yang disukai wanita, mereka humoris, penuh gairah dan sensual. Mereka juga pandai mengeksplorasi daya imajinasinya untuk mencapai kepuasan seksual. Mereka sangat menikmati keintiman baik secara fisik maupun emosi. Seperti halnya ular, mereka juga bisa menghipnotis pasangannya dengan segala perhatian, rayuan dan kelembutan.

Wanita :
Wanita dalam shio ini suka terlibat dalam intrik dan percintaan. Mereka akan memilih pria yang menghujaninya dengan perhatian dan cinta yang besar. Karakter si ular wanita yang dominan dan selalu berharap lebih sering menimbulkan pertengkaran dengan pasangannya.



Shio Macan (1986,1974,1962,1950,1938)

Pria :
Kekuatan fisik pria-pria bershio macan tak perlu diragukan. Mereka sangat imajinatif dan suka mencoba berbagai posisi akrobatik dalam bercinta. Jangan ajak pria macan melakukan "maraton", karena mereka lebih unggul dalam sprinter, jika terpaksa maka si macan butuh jeda beberapa jam sebelum kembali "bertarung". Acara bercinta yang spontan lebih disukainya.

Wanita :
Wanita dengan shio macan adalah wanita yang mempesona dan mudah bergaul, karenanya mereka tak pernah kesulitan mendapatkan pasangan. Warga shio ini menyukai tantangan, juga ketika bercinta. Ajaklah si macan bercinta di dapur, atau mencuri-curi waktu sebentar saat anak-anak sedang asyik di depan TV, itu akan membangkitkan gairah si macan.



Shio Kambing (2003, 1992, 1980, 1968, 1956)

Pria :
Kaum kambing sangat berhati-hati dalam sebuah hubungan, mereka akan melakukan pendekatan yang lama sebelum melakukan komitmen. Di tempat tidur, mereka suka melakukan permainan seks yang lama. Untuk mencapai kepuasan yang diinginkan, lakukan olahraga secara teratur.

Wanita :
Kambing wanita sangat sensitif dan ingin pasangannya melakukan banyak hal untuknya. Sebagai balasan, mereka juga akan melakukan hal yang sama. Wanita yang menjadi warga kambing termasuk wanita yang sopan dalam memperlakukan pasangannya, selain itu mereka juga tergolong pasif dalam urusan bercinta.



Shio Monyet (2004, 1993, 1981, 1969, 1957)

Pria :
Pria bershio monyet mudah bergairah, jika nafsunya sedang memuncak ia tidak akan menunggu waktu lama untuk melampiaskannya. Dalam mencari pasangan, wanita yang enak diajak ngobrol sekaligus kreatif dalam bercinta yang dipilihnya. Sayangnya si monyet pria sering menilai rumput tetangga lebih hijau dari halamannya, akibatnya ia sering merasa tidak terpuaskan.

Wanita :
Agak sulit menebak isi hati si monyet, emosinya gampang naik turun. Mereka menuntut pasangannya selalu kreatif untuk membuatnya tidak bosan. Ia menyerahkan "tugas" kepada pasangannya untuk membuat acara bercinta lebih panas.

Shio Kerbau (1985,1973,1961,1949,1937)

Pria :
Pria bershio kerbau agak kesulitan melakukan inisiatif dalam hal seks, apalagi kalau harus mendiskusikannya. Baginya seks masih sebagai hal yang tabu, jika ada masalah pun ia lebih suka menyimpannya sendiri. Kepada pasangan, mereka sering cemburu berlebihan.

Wanita :
Kerbau wanita sering bersikap terlalu hati-hati dalam urusan asmara. Meski sering dianggap bersikap frigid, nyatanya ketika jatuh cinta, ia bisa melakukan permainan cinta yang panas dengan pasangannya. Jadi, pandai-pandailah mengambil hati si kerbau wanita.


Shio Ayam (2005,1993,1981,1969,1957)

Pria :
Mereka tergolong pria yang tegas, percaya diri dan suka pamer. Si ayam bukan pria yang setia, kurangnya perhatian dari pasangan sering dijadikan alasan untuk memutuskan hubungan. Dalam hal seks, mereka sering membanggakan dirinya sebagai pria perkasa.

Wanita :
Warga shio ayam tak bisa menerima kata "tidak", semua keinginannya harus dituruti. Selama pasangannya bisa membuatnya senang, ia akan setia. Mereka gemar mencoba variasi bercinta, baginya seks adalah sebuah tantangan.

Shio Babi (1995,1983,1971,1959,1947)

Pria :
Dalam urusan seks, pria bershio babi bukan tipe pemalu. Mereka suka mendiskusikan seks dengan pasangannya. Apa yang dibutuhkannya, bagian mana yang ingin disentuh, dikatakannya dengan terus terang.


Wanita :
Tak sulit meluluhkan hati wanita bershio babi, sekali ada yang cocok, mereka akan jatuh cinta dengan cepat dan dalam. Meski sebenarnya sentimentil, mereka akan melakukan apapun untuk membuat pasangannya senang.


Shio Anjing (1994,1982,1970,1958,1946)

Pria :
Pria bershio anjing sangat menghargai kedekatan emosi dalam sebuah hubungan. Mereka berhati lembut dan rela melakukan apapun untuk menyenangkan hati pasangannya. Ia bisa menyesuaikan diri dengan gairah seksual pasangannya.

Wanita :
Meski suka bersikap pesimis, warga shio anjing memiliki kepribadian yang hangat, baik hati dan royal. Tak heran jika mereka menjadi kesayangan orang di sekitarnya. Meski begitu wanita bershio anjing tak mudah jatuh cinta, butuh waktu lama untuk meyakinkannya. Ketika bercinta, mereka adalah penganut aliran konservatif.

Read More......

9 Resep Kepuasan Seks!

Setiap orang menginginkan seks yang luar biasa. Tetapi tidak semua orang mengerti cara mencapainya.

Untuk itu, banyak "bumbu" yang diperlukan, semisal perilaku yang tepat, mempercayai pasangan, dan dapat mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Yakinlah usaha yang Anda lakukan tidak akan sia-sia karena begitu diterapkan, Anda akan merasakan hasilnya.

1. Biarkan seperti air mengalir

Seks yang luar biasa berarti tidak dipaksa. Bila fokus pikiran Anda hanya pada hasil seks yang akan dicapai dan bukan pada bagaimana cara mencapainya, justru sering membuat persepsi salah yang dapat merusak pencapaian seks yang dahsyat. Jika Anda hanya memusatkan perhatian pada bagaimana agar mencapai orgasme, malah akan dapat membuat sikap kepura-puraan atau justru menimbulkan masalah pada fungsi seksual. Oleh karena itu, sebaiknya bersikap santai dan nikmati prosesnya.



2. Perilaku tepat

Biarkan diri Anda menikmati secara total seks yang sedang dimainkan. Artinya, Anda harus melepaskan perasaan bersalah, rasa tidak percaya diri, serta masalah pribadi. Selain itu, lupakan sederetan daftar yang harus Anda kerjakan. Intinya, fokuskan pikiran dan nikmati seks yang sedang Anda lakukan.

3. Libatkan diri, komunikasi, dan beri kepercayaan

Agar merasa aman dan nyaman, Anda harus terbuka dan mengatakan apa yang Anda rasakan. Perhatikan perasaan empati terhadap pasangan. Dari sini Anda dapat mengerti, menerima, dan berkomunikasi dengan lebih mudah. Bila menginginkan sesuatu, Anda dapat mengatakan dan memintanya. Dan jangan lupa untuk melepaskan segala penderitaan yang Anda rasakan. Untuk kelanggengan hubungan jangka panjang, diperlukan daya ingat yang singkat di atas tempat tidur.

4. Pupuk gairah

Ketika uisa perkawinan sudah berlangung lama, gairah dapat menghilang. Menghilang ke manakah gairah yang pernah Anda rasakan? Daftar belanjaan, urusan rumah tangga, masalah anak-anak, sering membuat orang menjadi tidak bergairah dalam seks. Bila hal ini terjadi, apa yang harus dilakukan? Kuncinya adalah menemukan pemicu yang dapat membangkitkan gairah. Untuk itu Anda harus dapat menggunakan pikiran Anda. Kreativitas dapat menyentuh kimiawi otak yang berhubungan dengan cinta yang romantis dan menggairahkan. Dan hal ini tidak berarti harus berlibur ke luar negeri, tapi cukup dengan berduaan di tepi pantai, makan malam di tempat romantis, saling pijat, atau hanya dengan menelepon pasangan untuk mengatakan, "Saya mencintai kamu."

5. Cintai tubuh

Perasaan-perasaan seperti, "Penis saya terlalu kecil" atau "Payudara saya terlalu kecil" dapat mengganggu keintiman. Anda tidak dapat menikmati suatu hubungan seks yang luar biasa bila terlalu menyadari dan terobsesi oleh kekurangan tubuh yang dimiliki. Belajarlah menyintai diri sendiri. Cintai setiap lekuk tubuh Anda. Bayangkan apa yang dapat membuat tubuh Anda merasa nyaman dan memberikan sensualitas. Apa yang Anda rasakan pada saat pasangan menciumi leher Anda? Bagaimana pasangan merasakan kehangatan tubuh Anda? Siapa tahu pasangan Anda justru menganggap sensual tubuh Anda yang gemuk.

6. Bertualang

Apa yang ingin Anda lakukan? Apa yang membuat Anda tidak berani mengembangkan imajinasi? Inilah saatnya untuk menghilangkan rasa malu. Anda tidak perlu terlalu serius di atas ranjang. Anda harus berpikiran, seks merupakan sesuatu yang menyenangkan. Bagi fantasi Anda dengan pasangan dan lihatlah hasilnya untuk Anda berdua. Sekali-sekali coba sesuatu yang berbeda dari yang biasa Anda lakukan. Misalnya melakukannya di kamar mandi, di ruang kerja pasangan, atau di tempat yang selama ini tak pernah Anda pikirkan.

7. Jangan lupa pemanasan dan pendinginan

Pemanasan dimulai justru bukan di tempat tidur, melainkan kata-kata mesra ataupun sentuhan-sentuhan mesra yang dilakukan sebelum masuk ke tempat tidur misalnya pada saat menonton TV atau di dapur pada waktu sedang menyiapkan makan malam. Sementara yang dimaksud dengan pendinginan adalah tetap berada di samping pasangan begitu selesai melakukan hubungan intim. Tidak langsung meninggalkan pasangan Anda sendirian di tempat tidur begitu saja dan buru-buru ke kamar mandi.

8. Hilangkan stres

Setiap pasangan memerlukan waktu untuk santai. Anda perlu santai sebelum gairah meningkat. Oleh karena itu, Anda harus menganggap kebersamaan sebagai cara untuk mengurangi stres. Dengan demikian Anda akan menyediakan waktu untuk relaksasi dengan meninggalkan kegiatan-kegiatan lain yang biasa Anda lakukan. Atur waktu untuk berdua, apakah pergi menonton atau makan malam yang romantis atau mandi bersama.

9. Tetap bugar

Orang yang sering melakukan hubungan seks biasanya tingkatan depresinya lebih kecil dibanding mereka yang jarang berintim-intim. Tetapi untuk melakukannya diperlukan energi. Bila khawatir kurang tidur, Anda tidak akan dapat mencapai seks yang penuh kenimkmatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda menyisihkan waktu untuk beristirahat, berolah raga, dan makan makanan sehat. Semua ini dapat membantu aliran darah ke bagian genital, yang merupakan bagian terpenting untuk tercapainya kepuasan seks yang luar biasa.***

Read More......

G-Spot, apa ya

Pentingnya Pengetahuan
Masalahnya perilaku seksual di kalangan muda khususnya telah berubah, sehingga terjadi kesenjangan antara pengetahuan dengan perilaku. Apalagi di masyarakat kita banyak sekali beredar mitos tentang seks yang sangat menyesatkan dan merugikan.

Bahkan, tidak sedikit kalangan terdidik, termasuk dokter, yang tak menyadari bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat sebenarnya hanyalah mitos tentang seks, bukan sebuah kebenaran.

Akibatnya muncul berbagai masalah yang berkaitan dengan seksualitas, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Sebagai contoh, kematian yang dialami oleh seorang PNS di Jakarta beberapa waktu lalu, setelah mendapat suntikan di penis dengan tujuan untuk menambah ukurannya.

Contoh ini sangat jelas menggambarkan bagaimana mitos tentang ukuran penis masih kuat melekat di benak masyarakat. Di pihak lain, ada warga masyarakat yang memanfaatkan kebodohan masyarakat untuk mendapatkan keuntungan dengan menawarkan cara-cara yang tidak ilmiah.

1/3 Bagian Luar

Pada wanita, seperti pada pria, kelamin merupakan bagian peka rangsangan, khususnya kiltoris dan G-spot. Klitoris merupakan bagian kelamin wanita yang sebenarnya identik dengan penis pada pria.

Letaknya di bagian atas kelamin bagian luar, pada pertemuan antara kedua bibir besar. Klitoris dapat dilihat dari luar, apalagi dalam keadaan ereksi. Tentu akan lebih jelas kalau Anda melihat gambar anatomi kelamin.

Berbeda dengan klitoris yang dapat dilihat dari luar G-spot tidak dapat dilihat dari luar karena terletak d dinding depan vagina 1/3 bagian luar. G-spot bukan merupakan sebuah organ khusus seperti kiltoris, melainkan sebuah daerah pada dindling vagina yang padat dengan ujung saraf perasa.

Seperti klitoris, G-spot merupakan bagian peka rangsangan juga. Kedua bagian peka rangsangan ini sangat diperlukan bagi wanita dalam melakukan hubungan seksual, agar dapat berlangsung dengan baik dan memuaskan.

Rangsangan pada G-spot dapat menimbulkan sensasi erotis yang dirasakan lebih kuat dibandingkan rangsangan pada klitoris.

Pria Wanita Sama

Rambut kelamin akan tumbuh pada pria dan wanita setelah mencapai usia pubertas. Demikian juga rambut di sekitar anus dapat tumbuh, baik pada pria maupun wanita.

Mengenai rangsangan mulut terhadap kelamin atau yang biasa disebut seks oral, boleh saja dilakukan kalau suami istri memang menghendaki dan dirasa menyenangkan bagi kedua pihak. Tentu saja kedua pihak harus berada dalam keadaan sehat, tidak mengidap penyakit kelamin.

Dalam ikatan suami istri, sebenarnya pasangan bebas melakukan semua variasi aktivitas seksual dan hubungan seksual, asal memenuhi ketiga syarat, yaitu dikehendaki bersama, menyenangkan kedua pihak, dan tidak menimbulkan akibat buruk baik secara fisik maupun psikis.

Kalau variasi aktivitas seksual dan hubungan seksual yang akan dilakukan tidak memenuhi ketiga syarat tersebut, seharusnya tidak dilakukan. Contohnya, hanya salah satu pihak yang menghendaki

Read More......

Malam Pertama,Pria Juga Gelisah

Malam pertama selain membahagiakan, biasanya juga menegangkan. Namun, benarkah momok malam pertama lebih banyak dirasakan pihak wanita ketimbang pasangannya? Bukan tak mungkin, banyak juga kaum pria yang gelisah menghadapinya.

Dr. Silvia W. Lestari, konsultan seksologi yang juga alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, tersenyum membenarkan soal adanya mitos malam pertama. Ia tak menyangkal, di kalangan kaum perawan hidup anggapan, hubungan seksual pertama kali rasanya seperti tertabrak kereta api. “Tapi umumnya tak berlaku bagi mereka yang pernah melakukan seks pranikah,” tambahnya.

Apalagi jika pengetahuan seksual pasangan tak seimbang. Misalnya, suami pernah memiliki pengalaman praktis dengan wanita lain atau memperoleh fantasi dari film biru, sedangkan sang istri buta sama sekali soal seks, bahkan malu-malu memahami anatomi laki-laki. Wanita yang baru saja menyandang status istri ini merasa kaget dan takut ketika tiba-tiba berada dalam satu kamar dengan “makhluk asing” yang telah resmi menjadi suaminya. Agar momok menakutkan itu tak menjadi “tragedi” malam pertama, dr. Silvia menyarankan agar calon pengantin memperkaya pengetahuan seksualnya melalui buku, misalnya mengenai organ kelamin pria dan wanita.

Pernah datang ke kamar praktik dr. Silvia, seorang wanita muda yang menanyakan bagian dari organ kelaminnya yang kalau diraba terasa enak. “Ia tak tahu, itu namanya klitoris. Lalu ada wanita lain baru tahu bahwa nun di bawah sana, ia memiliki tiga buah lubang.”

Jika belajar dari film biru, sang kandidat pengantin mungkin akan teracuni mitos bahwa penis besar pasti lebih memuaskan, atau pemompaan sepenuh tenaga lebih mempercepat wanita orgasme, atau juga wanita amat menyukai posisi yang aneh-aneh. Pada hal, jika ternyata sang suami tidak seperti yang di film, istri akan kecewa. Begitupun suami, jika meniru begitu saja adegan dalam film, malam pertamanya bisa menjadi malam per trauma buat sang istri.

Saling berserah diri, barangkali itulah kata kuncinya. Namun, pihak pria dianjurkan bisa menjadi pemimpin permainan nan bijaksana. Belajarlah dari Rustam (32). Pengacara muda itu mendekati istrinya dengan lembut, bicara ringan tentang lingerie yang dikenakan, lalu pelan-pelan ia hanyutkan Rini (27), istrinya, lewat usapan-usapan erotis.

Setelah itu, bersama mereka berenang dalam intensitas yang sama, tak ada yang ingin menang, tak ada yang lebih dominan, saling melebur, hingga berakhir dalam satu langkah ke puncak. Begitulah seharusnya malam pertama menjelma.

PRIA JUGA GELISAH

Kerisauan di malam pertama agaknya bukan melulu milik para (mantan) gadis. Pria juga banyak yang galau hati, khawatir tak bisa memuaskan istri. Bahkan ada yang ragu apakah ia bisa ereksi saat “pertempuran” kelak. “Sebenarnya lebih kepada rasa malu, bukan rasa takut seperti pada wanita,” papar dr. Silvia.

Pria dihantui rasa malu bila ia gagal menjadi pemimpin pada malam pertama. Itu menimpa mereka yang tak punya pengalaman seksual sama sekali. Sebaliknya, pria yang sebelumnya telah berpengalaman dengan wanita lain, yang timbul justru rasa penasaran, bagaimana rasanya jika dilakukan dengan pasangan sah, masih perawan pula.

Namun, bukan tak mungkin ia justru merasa kurang puas, sebab ia terbiasa menggauli wanita yang agresif dan dibayar untuk melayani misalnya, sementara istrinya hanyalah perempuan lugu yang tak tahu harus berbuat apa pada malam pertama. Sikap sang istri yang tak bereaksi terhadap rangsangan bisa jadi juga membuatnya kecewa.

Jadi, pria berpengalaman saja diganggu kegelisahan, apalagi pria yang masih kosong. Seorang pria muda yang bulan depannya akan menikah pernah mendatangi dr. Silvia dan bertanya, “Saya harus apakan calon istri saya, Dok?” Yang lebih mengherankan, aktivitas ciuman pun ia tak tahu.

Bagi pria pengetahuan tentang wanita amatlah penting. Setidaknya memahami perbedaan anatomi alat genital pria dan wanita. Milik wanita, yang terletak “di dalam” dibandingkan dengan milik pria yang mentereng di luar, perlu perlakuan berbeda. “Untuk buang air kecil saja, (organ genital wanita perlu) diperlakukan dengan lembut,” ujar dr. Silvia.

Puncak kekhawatiran pria, dalam menghadapi barang lembut milik istrinya di malam pertama, selain disfungsi ereksi (DE), adalah juga ejakulasi dini (ED). Sebenarnya, DE terjadi mungkin saja karena gugup hati, atau tak mengerti cara merangsang dan dirangsang, atau akumulasi rasa bersalah akibat sebelumnya suka main perempuan, dan sebagainya.

Sedang ED hal yang wajar, mengingat penis dalam proses adaptasi dengan vagina. Tapi mungkin kuncinya ada pada pengendalian diri, terutama mengendalikan nafsu birahi. “Pria memang harus panjang sabar, dan jangan egois,” pesan dr. Silvia. Artinya, jangan cuma mengejar orgasme sendiri. Begitu ejakulasi, langsung balik badan, tak mempedulikan istri yang masih trauma dengan keadaan yang baru pertama dialami seumur hidupnya.

MEMAHAMI PASANGAN

Rustam sang pengacara, yang disebutkan di atas, adalah tipe suami yang memahami pasangan nya. Ia tak serta merta memperlakukan istrinya secara tidak semena-mena. Ia sadari, dalam keadaan ereksi, penis teramat keras, yang akan menyebabkan iritasi serius pada vagina istri. Karenanya, Rustam, berusaha keras menahan diri menuntun Rini melewati fase pemanasan hingga siap secara fisikal dan emosional.

Dr. Silvia membenarkan, “Siklus seksual wanita memang harus diawali foreplay. Bisa dengan memeluk, mencium, menyentuh bagian-bagian peka rangsang dan sebagainya. Baru setelah terangsang, ditandai dengan perlendiran pada vagina, penetrasi bisa dilakukan.”

Berapa lama foreplay layak dilakukan? Tergantung, tak ada standar waktu. Komunikasi antarkeduanya yang menentukan, apakah pasangan itu sudah siap “tempur”. “Kalau wanitanya sudah takut duluan, tentu dibutuhkan waktu lebih lama lagi,” sambung dr. Silvia.

Bagaimana jika selagi pemanasan, si pria keburu ejakulasi? Agaknya memang rata-rata pengantin baru mengalami hal ini. Malam pertama biasa diisi beberapa kali upaya penetrasi. Ada yang sukses, ada pula yang perlu mengulanginya pada malam-malam berikutnya. Di sinilah dibutuhkan pengertian timbal balik dari pihak wanita.

Seberapa pun besar ukuran penis suami, terimalah itu sebagai anugerah. Sebab, menurut dr. Silvia, “Kedalaman vagina ‘kan hanya 9 cm. Sepanjang berapa pun panjang penis, yang dibutuhkan justru tidak panjang-panjang. Apalagi letak G-spot ‘kan tak jauh dari mulut vagina, hanya sekitar 3 cm.” Jadi, tidak butuh yang “besar” supaya istri puas.

Bagi wanita yang mungkin pernah punya pengalaman seks sebelumnya, pantang membandingkan penis suami dengan milik orang lain. Betapa pun, itu miliknya paling berharga dan tonggak harga diri. Termasuk pula daya tahan seksualnya. Ejakulasi dini di malam pertama bukanlah akhir segalanya. Kelak, pada ereksi berikutnya, setelah beradaptasi, perlahan-lahan sang suami akan belajar cara mengendalikan diri.

Read More......

Fantasi Pria dan Wanita

Setiap manusia -- pria maupun wanita -- pasti suka berfantasi, hanya jenis fantasinya saja yang berbeda.

Nah, di antara paparan di bawah ini, mana kira-kira yang lebih sering Anda lakukan?

PRIA

Bercinta dengan orang tidak dikenal.
Seks oral.
Bercinta dengan lebih dari satu orang.
Dominan saat bercinta.
Pasrah dan patuh saat bercinta.
Mengulang pengalaman bercinta yang dahsyat.
Melihat orang lain bercinta.
Variasi posisi bercinta.

WANITA

Bercinta dengan orang tidak dikenal.
Mengulang pengalaman bercinta yang dahsyat.
Variasi posisi bercinta.
Seks oral.
Lokasi yang romantis.
Pasrah dan patuh saat bercinta.
Melakukan hal di luar kebiasaan.
Nekat melakukan hal terlarang. (Sumber: BBC.co.uk)

Siapa pun Anda pasti pernah berfantasi. Wajar pula jika sesekali berfantasi seksual. Ada yang tingkatannya wajar, sedang sedang saja, atau malah berjenis liar dan berbahaya. Yang penting, tetap hati-hati jika Anda ingin mewujudkannya.

Ada sebuah analogi untuk menggambarkan kebiasaan seseorang yang sering berfantasi dalam hidupnya, termasuk dalam urusan kehidupan seksual. Berfantasi ibarat makan steak di restoran cepat saji, tapi pikiran terus membayangkan nikmatnya daging rendang di restoran Padang. Analogi lain, ketika sedang mengendarai sepeda motor bebek 70 CC, lalu membayangkan seolah-olah naik motor gede, bermerek Harley Davidson pula. Atau dinginnya AC di kantor, dikhayalkan seperti suasana pegunungan salju di Swis. He-he-he.

Dalam urusan hubungan seksual, ada yang memang sengaja berfantasi seksual pada saat mencumbui pasangannya. “Sekadar buat variasi sih sah-sah saja,” begitu pikir mereka. Tapi, terkadang fantasi sering datang seperti tamu tak diundang. Tiba-tiba mak wusssh, melintas begitu saja.

Pada saat bercinta, suami tiba-tiba bisa membayangkan wajah dan tubuh molek artis sinetron cantik “DR” yang reputasinya telah dua kali menjanda. Atau, istri berkhayal terlibat asmara dengan seorang tokoh politik nasional “AM” yang kumisnya bikin merinding banyak wanita itu. Sepintas, kedengarannya asyik.

Masalahnya, ternyata tak sedikit orang yang khawatir pikiran “nakal”-nya adalah bentuk pengkhianatan. Dalam benaknya, ia berpikir, jangan-jangan ia sebenarnya punya keinginan berselingkuh, tapi tak kunjung terealisasi gara-gara tidak punya cukup nyali. Atau, siapa tahu, jangan-jangan ini bentuk ketidakpuasan tersembunyi terhadap pasangannya.

Tentu saja menyiksa. Padahal, untuk menghentikan segala khayalan yang asyik-asyik itu tidak gampang. Serba salah ‘kan?

Read More......

Fantas, bukan milik lajang 40-an

Dalam ilmu psikologi, fantasi atau khayalan diartikan sebagai mimpi sehari-hari. Bentuknya bisa khayalan, impian yang tidak biasa, atau malah pikiran yang dipenuhi harapan. Pendeknya, fantasi bukanlah kenyataan, karena hanya ada dalam alam pikiran.

Fantasi kita saat ini adalah peninggalan masa kanak-kanak. Di masa itu khayalan kita terbentuk melalui cerita-cerita dongeng, film, dan segala macam hal yang sifatnya fiksi. Para psikolog meyakini, anak yang tinggi imajinasinya, tinggi pula kreativitasnya di masa datang.

Jika orang dewasa masih berfantasi, alasannya sungguh berbeda dibandingkan dengan khayalan di masa kecil-nya. “Karena ada gap antara realitas dan non-realitas,” papar Ira Petranto, psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia. “Antara yang dibayangkan dengan kenyataannya, ternyata berbeda. Mereka menemukan realisasinya dalam fantasi-fantasi mereka.”

Bisa jadi, seseorang mungkin kepingin sesuatu, tapi kenyataan yang ditemui sehari-hari telah menghambatnya. Inginnya sih sukses, tapi dalam praktiknya selalu menemui hambatan. Maunya tinggi, adanya rendah. Senangnya hijau, faktanya gersang. Begitu seterusnya.

Dalam alam fantasi, orang dewasa menemukan kebebasannya. Bebas menjadi apa yang mereka mau atau melakukan sesuatu yang mustahil dilakukan di alam nyata. Walau mereka tidak semua larut dalam imajinasinya atau sengaja menjauhkan diri dari alam khayali, agar tidak dicap sebagai pemimpi. Malah pada orang tertentu, kemampuan ini sudah tidak tajam lagi.

Ketika fantasi masuk ke wilayah seksual, ceritanya jadi lain. Ternyata tak sedikit orang yang menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari kehidupan seksual mereka. Pada tingkat yang rendah dan aman, misalnya, seseorang pegawai di kantor tertarik pada rekan kerja lawan jenisnya dan berfantasi melakukan hubungan seksual dengannya. Atau sekadar berfantasi soal variasi dalam hubungan seksual bersama pasangannya.

Pada tingkat yang lebih “gawat”, seseorang mungkin berangan-angan melakukan tindakan nekat dalam kehidupan seksual mereka. Seperti bercinta dengan istri sekaligus dengan sesama jenisnya. Melakukan hubungan seksual di tengah keramaian sebuah mal. Atau melakukannya dibarengi dengan kekerasan. Siapa yang tahu?

Ya, tentu tidak ada yang tahu, karena fantasi sesungguhnya adatah keinginan terdalam. Ira meyakini, tidak ada orang yang mau mengungkapkan impian-impiannya kepada siapa pun, termasuk kepada pasangannya sekalipun.

Seseorang mungkin saja berbagi cerita kepada temannya bahwa dia baru saja bereksperimen dengan posisi posisi baru di saat berhubungan seksual. Mungkin juga dia mengaku baru saja berselingkuh. "Tapi kalau soal fantasi, kepada siapa pun dia tidak akan membagi nya,” jelasnya.

BUKAN MILIK LAJANG 40-AN

Ira Petranto mengungkapkan sebuah “rahasia besar”, yaitu bahwa semua orang sesungguhnya berfantasi. Tidak terbatas pada wanita atau pria saja. Tapi orang tidak mengungkapkannya karena tidak ingin menanggung risiko. Takut ditertawakan orang, dihakimi, atau malah dikucilkan dari lingkungannya.

Fantasi juga merupakan jalan yang aman. Mudah karena tinggal menggerakkan otak, murah, dan sederhana. Tidak juga harus menanggung risiko seperti tertular penyakit kelamin atau tertangkap Hansip dan diarak ke rumah Pak RT. “Fantasi juga menjaga moralitas seseorang,” kata Ira menyimpulkan. “Karena semua cukup terjadi di pikiran saja.”

Meski mungkin rasanya sedikit memalukan, fantasi sesungguhnya bukan sesuatu yang buruk. Dengan berfantasi, bukan berarti kita kurang pekerjaan atau sekadar khayalan orang yang rumah tangganya tidak bahagia. Bukan juga milik kaum lajang yang tidak kunjung bertemu pasangan meski usia hampir 40-an tahun.

Pasangan yang sudah pu uhan tahun menikah dan berbahagia tetap membutuhkan fantasi agar kehidupan seksualnya tetap hangat. “Seseorang tetap perlu berkhayal agar ia tahu apa yang dimauinya,” kata penulis buku perkawinan It Takes Only One to Stop The Tango ini. Mungkin pola hubungan tertentu, sikap dan pemikiran tertentu, atau malah posisi posisi tertentu saat bercinta di ranjang.

Alangkah baik jika keinginan-keinginan dalam fantasi itu kemudian dibicarakan dengan pasangan. Dengan sikap terbuka, pasangan juga harus mendengarkannya. Jika menyangkut kehidupan seksual, mungkin ada hal-hal bisa dicoba, sejauh dilakukan dengan kesepakatan bersama. “Karena kehidupan seksual merupakan cerminan dari kehidupan sehari-hari pasangan itu. Tidak ada yang instan, inginnya memperbaiki hubungan seksual tapi tidak memperbaiki hubungan,” Ira memaparkan.

Jika keinginan salah satu dan pasangan tidak terpenuhi, atau sengaja dipendam, sesorang justru akan semakin aktif berfantasi. Semakin banyak keluhan yang ada dalam pikirannya, Semakin maksimal pula kenikmatan yang didapatkannya lewat berfantasi. Maka bisa dikatakan fantasi merupakan cara efektif melampiaskan ketidakpuasan.

Yang perlu disadari, lanjut Ira, fantasi seseorang mungkin cerminan dari keinginan hal-hal terdekatnya. Pria bernama A yang tertarik pada wanita bernama C (rekan kerjanya di kantor), bisa jadi A hanya mengagumi wajah cantik, sopan, wangi, atau kepandaian dari C. Pasangannya di rumah harus diberi tahu soal keinginan-keinginan itu. Padahal, kalau A akhirnya menikahi C, belum tentu dia menemukan apa yang ada dalam fantasinya.

MENYEBUT MANTAN PACAR

Dalam perjalanannya, fantasi seksual bisa melenceng di luar keinginan atau malah cenderung “liar”. Memang sulit menyetir angan-angan seseorang, tapi ternyata hal itu menjadi masalah tatkala fantasi mengganggu kehidupannya. “Biasanya kalau masalah itu sudah berat, mereka membutuhkan bantuan pihak luar,” tutur Ira yang membuka klinik konsultasi di Jakarta dan di internet.

Kategori berat misalnya, keinginan bercinta dengan sesama jenis, padahal sudah berkeluarga. Keinginan bercinta bertiga atau threesome. Ada juga keluhan yang rada aneh, yaitu seseorang menyebut nama mantan pacar di saat bercinta. Masih banyak Jagi fantasi yang "seram-seram” dan dijamin kita tidak bakal tega membayangkannya.

Keinginan berhubungan dengan sesama jenis tercatat paling banyak dikeluhkan. Biasanya, klien macam ini punya kecenderungan homoseksual atau biseksual. Untuk kasus seperti ini, Ira biasanya menyarankan untuk memilih mana yang jadi keinginan klien. Tidak mungkin langsung membicarakannya dengan pasangan, kecuali jika niatnya memang ingin bercerai.

Bahayanya, fantasi nakal bakal jadi kenyataan, di saat seseorang berada dekat dengan realitasnya. “Ini seharusnya dihindari,” tegas Ira. Seorang direktur yang berfantasi bisa bermain cinta dengan sekretarisnya yang bahenol, kemungkinan realisasinya lebih besar. Apalagi jika ada kesempatan mereka selalu berduaan, direktur menggunakan kekuasaannya, dan (yang terpenting!) si sekretaris menyambut keinginan itu.

Dari kategori fantasi liar, fantasi seorang pria kepala rumah tangga yang ingin menyetubuhi sesama jenis, bakal benar-benar terjadi jika dia tinggal serumah dengan keponakan lelakinya yang tidak berdaya. “Di sini rawan sekali terjadi tindakan kekerasan berupa pemerkosaan. Karena itu jika keinginan itu mulai mengganggu, segera minta bantuan orang lain,” tutur pengajar di Universitas Tarumanegara, Jakarta, ini.

Fantasi memang bisa menggairahkan, tapi bisa mencelakakan. Tergantung bagaimana kita memainkannya. Betul?

Read More......